WEME-Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 diimanfaatkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, untuk memberikan kemudahan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Mengusung tema ‘IDI Eksplore Lebak, Lebak Itu Indah’, IDI Lebak yang dikomandoi dr. Irfan Maulani menyelenggarakan bakti sosial dalam rangka peringatan HBDI dengan kegiatan bakti sosial di Rest Area Gunung Kendeng, Kasepuhan Citorek, Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu, 7 Juni 2026.
Tidak kurang, sebanyqk 400 orang warga yang merasakan manfaat kegiatan bakti sosial berupa layanan pengobatan gratis dan puluhan anak mengikuti khitan gratis. Masyarakat juga diberi penyuluhan kesehatan dan sosialisasi bantuan hidup dasar.
“Kami berkomitmen memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, deteksi dini penyakit, serta mengedukasi untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal dan merata,” kata Ketua dr. Irfan, Rabu, 10 Juni 2026.
Irfan menjelaskan, kegiatan-kegiatan di dalam bakti sosial bertujuan mendorong kedekatan antara dokter dengan masyarakat yang menjadi fondasi penting dalam sistem pelayanan kesehatan.
“Saya ingin masyarakat merasakan bahwa kami tidak hanya hadir di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya atau hanya saat sakit, tetapi juga hadir sebagai sahabat yang bersama-sama ingin berkontribusi menjaga kesehatan,” tuturnya.
Dia bilang, kegiatan yang IDI lakukan juga merupakan misi meningkatkan kesadaran masyarakat Lebak bahwa menjaga kesehatan lebih baik daripada mengobati penyakit.
“Kesehatan yang baik itu dimulai dari keluarga yang sehat, lingkungan yang sehat dan perilaku hidup yang sehat. Kebiasaan yang diterapkan sejak dini di rumah akan menjadi gaya hidup jangka panjang bagi setiap anggotanya,” jelas dokter spesialis penyakit dalam ini.
Irfan berharap dari kegiatan bakti sosial yang dilakukan tersebut menjadi awal dari sinergitas yang baai antara IDI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjalankan program-program kesehatan di Kabupaten Lebak.
“Komitmen ini diwujudkan melalui program promotif-preventif seperti skrining kesehatan, bakti sosial dan dukungan peningkatan kualitas tenaga medis demi mendukung target pembangunan kesehatan nasional dan daerah,” kata dia.(Def)






