Kota Serang – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan dan Investasi tengah menyiapkan langkah besar dalam penataan kota. Kabel-kabel udara yang selama ini semerawut di sejumlah ruas jalan direncanakan akan dipindahkan ke bawah tanah.
Ketua Satgas Wahyu Nurjamil menyampaikan, proyek ini melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten karena terdapat sejumlah titik yang masuk dalam kewenangan provinsi.
“Penataan ini akan diaplikasikan dengan sistem kabel bawah tanah. Tadi juga dibahas bersama Pemprov Banten karena ada beberapa ruas jalan yang merupakan kewenangan mereka,” kata Wahyu usai rapat koordinasi di Kota Serang, Selasa, 17 Juni 2025.
Wahyu menjelaskan, penataan kabel bawah tanah ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah kota, provinsi, dan investor swasta. Proyek ini tidak menggunakan dana APBD, melainkan sepenuhnya berbasis investasi.
“Penyedia atau investor akan membangun jaringan kabel bawah tanah. Kemudian semua operator internet diwajibkan membayar sewa jaringan. Dari situ akan ada pembagian hasil kerja sama untuk pendapatan daerah,” ungkapnya.
Menurut Wahyu, proyek ini tak hanya ditujukan untuk keindahan dan kerapihan tata kota, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor utilitas.
Saat ini, kabel-kabel yang akan ditanam baru terbatas pada kabel milik provider internet. Sementara kabel listrik dan Penerangan Jalan Umum (PJU) akan menyusul dalam tahap pembahasan lanjutan.
“Untuk kabel listrik memang belum masuk tahap ini. Namun, dalam feasibility study (FS), kami sudah siapkan ruangannya. Jadi ketika penataan PJU dilakukan, sudah ada jalurnya,” jelasnya.
Wahyu juga menambahkan, penataan ini akan mempertimbangkan aspek mitigasi bencana, khususnya banjir. Setiap jalur yang direncanakan akan dianalisis terlebih dahulu agar sistem kabel bawah tanah tetap aman saat musim hujan.
“Dalam perencanaan kami, titik-titik rawan banjir juga sudah diidentifikasi. Kami pastikan penanganannya akan disesuaikan agar tidak menimbulkan masalah baru,” katanya.
Rencana awal penataan kabel bawah tanah ini akan mencakup enam jalur utama di Kota Serang, dengan total panjang sekitar lima kilometer. Jalur yang dimaksud antara lain Jalan Sochari, S.A. Tirtayasa, hingga Jenderal Sudirman.
“Sekarang masih tahap perencanaan. Setelah itu kami siapkan regulasinya, baru akan masuk proses lelang,” pungkas Wahyu.(adv)







