Kabupaten Lebak – Menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal menjadi visi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Provinsi Banten.
Mengawali tahun 2025, PAPDI Banten dipimpin dr. Ahmad Mekah, SpDP melakukan bakti sosial (baksos) dengan kegiatan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Baduy, di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Minggu, 5 Januari 2025.
“Selain pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai berbagai penyakit lingkup penyakit dalam seperti diabaetes, asam urat, hipertensi dan lain-lain,” kata Ketua Umum PAPDI Banten dr. Sally A. Nasution, SpDP.

Sally berharap melalui kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, bakal semakin banyak masyarakat yang mengenal PAPDI yang saat ini sudah mempunyai 39 cabang dengan anggota sebanyak hampir 6.000 orang.
“Jadi saat masyarakat tahu siapa itu dokter spesialis penyakit dalam, lalu ketika mereka memiliki penyakit yang ada di lingkup dalam maka masyarakat tahu kepada siapa harus minta tolong,” terang Sally.
Ketua PAPDI Banten dr. Ahmad Mekah, SpDP menjelaskan, kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan gratis merupakan bagian dari visi misi sebagai bagian dari pengabdian PAPDI Banten kepada masyarakat.
“Ini bentuk sisi kemanusiaan dan kepedulian dari PAPDI Cabang Banten dengan memberikan pelayanan kesehatan,” jelas Mekah.
Mekah mengungkap alasan baksos pada awal tahun digelar PAPDI di permukiman masyarakat Baduy. Komitmen memberikan akses pelayanan kesehatan yang terjangkau jadi salah satu alasannya.
“Kami concern ingin membantu masyarakat yang akses pelayanan kesehatannya masih tergolong cukup terisolir. Ini makanya baksos di awal tahun kami laksanakan di Kanekes,” tutur dia.
Lebih lanjut ia menerangkan, pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang (laboratorium) yang dilanjut dengan melakukan diaganosa penyakit hingga pemberian obat.
“Kami coba membantu meringankan beban penyakit masyarakat Desa Kanekes tentunya dengan pelayanan kesehatan yang optimal,” ucapnya.

Pengobatan gratis PAPDI Banten diikuti sangat antusias oleh masyarakat Baduy baik laki-laki maupun perempuan dari berbagai kampung di Kanekes.
Sebelum dicek kesehatannya, masyarakat mendaftar kemudian dilakukan skrining terlebih dahulu. Setelah diketahui penyakitnya, masyarakat menerima obat secara gratis dan juga mendapatkan paket sembako yang sudah disiapkan.
“Sangat terbantu ya dengan adanya pengobatan di sini. Terima kasih semoga warga yang ada penyakitnya bisa sembuh setelah mendapatkan obat,” kata Minggu, salah satu warga Baduy yang mengikuti pemeriksaan tersebut.(Den)







