Kabupaten Lebak – Program Jaga Kampung diluncurkan Pemerintah Desa (Pemdes) Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.
Kepala Desa Bayah Timur Rafik Rahmat Taufik mengatakan, untuk menjalankan program tersebut, pemdes bekerja sama dengan kepolisian, TNI dan Komunitas Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).
“Rencananya awal bulan Ramadan akan dimulai. Program Jaga Kampung akan melibatkan Ketua RT, Ketua RW dan seluruh masyarakat,” kata Rafik, Sabtu, 1 Maret 2025.
Rafik menyebut, Jaga Kampung bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi menjaga lingkungan melalui Siskamling.
Jaga Kampung akan mendorong kegiatan Siskamling bisa kembaki aktif di Bayah Timur. Karena menurutnya, keamanan dan kenyamanan lingkungan menjadi tanggung jawab seluruh elemen, baik pemerintah, petugas berwenang maupun masyarakat.
“Kegiatan yang sudah lama hilang akan kembali ada dan lingkungan bisa terjaga maksimal,” harapnya.
Untuk menunjang keberhasilan Jaga Kampung, sambung Rafik, Pemdes Bayah Timur akan membangun ruang khusus sebagai pusat kontrol kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di setiap kampung.
“CCTV akan dipasang di setiap kampung yang terintegrasi di ruang kontrol di kantor desa. Dari pusat kontrol kami bisa mengetahui apa saja kejadian di setiap kampung,” ujar Sekjen Apdesi Banten ini.
Kemudian, dana desa juga bakal digelontorkan untuk membantu membangun poskamling di setiap RW, penyediaan fasilitas seperti alat komunikasi dan sarana penunjang lainnya.
“Makanya kami bekerja sama dengan komunitas RAPI dalam menjalankan program ini. Nantinya setiap pos di 10 RW akan terhubung melalui handy talky (HT) agar bisa bertukar informasi saat melaksanakan kegiatan ronda. Alhamdulillah, RAPI mendukung penuh program ini,” jelasnya.
Wildan Hidayatullah dari RAPI Lebak mengapresiasi program Jaga Kampung yang digagas Pemdes Bayah Timur. Diakuinya, baru Bayah Timur yang menggagas program menjaga lingkungan dengan melibatkan RAPI.
“Saya mengapresiasi program ini. Setahu saya, baru Bayah Timur yang menggagas program ini dan mengandeng komunitas kami. Saya yakin, tujuan dari program ini bisa dicapai,” kata Wildan.(Den)







