Kabupaten Lebak – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak, Banten, menjalankan program pemberdayaan dan peningkatan dengan menyasar para warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung.
Program pemberdayaan berupa pelatihan yang bertujuan mendorong para warga binaan memiliki keterampilan kemandirian dalam bidang pertanian.
Kepala Distan Lebak, Rahmat, mengatakan, program tersebut tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan, namun juga menjadi sarana pembinaan yang bernilai edukatif serta membuka peluang wirausaha di bidang pertanian pasca pemasyarakatan.
“Kita harap warga binaan mendapatkan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan dan juga mereka ikut berkontribusi dalam ketahanan pangan dan kemandirian pertanian di wilayah Lebak,” kata Rahmat.
Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan Pertanian pada Distan Lebak Riki Adriana mengatakan, program pemberdaayaan diawali dengan penyampaian materi teori kepada warga binaan di Aula Lapas Rangkasbitung, Jumat, 11 Juli 2025.
“Ada beberapa materi teori yang diberikan mencakup praktik persiapan lahan, teknik persemaian dan penanaman bibit cabai serta terung, hingga aplikasi pupuk kandang sebagai bagian dari penerapan pertanian ramah lingkungan,” kata Riki.

Usai memberikan berbagai materi tentang pengetahuan, program Distan Lebak berlanjut kepada sesi praktik lapangan di kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas III Rangkasbitung.
“Praktik pelatihan kemandirian pertanian merupakan lanjutan dari rangkaian pelatihan yang bertujuan membekali warga binaan pemasyarakatan dengan keterampilan pertanian yang aplikatif dan produktif,” terang Riki.
Melalui praktik langsung di lahan perkebunan, warga binaan diajarkan bagaimana teknik budidaya pertanian secara bertahap dan terarah.(Den)








