WEME-Puluhan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) meramaikan pameran Hari Nasional (Harnas) UMKM dan Hari Koperasi (Harkop) di Kabupaten Lebak, Banten.
Puluhan stand berjejer di jalan Alun-Alun Rangkasbitung diisi oleh beragam produk lokal unggulan dari para pelaku UMKM. Acara ini berlangsung dari tanggal 21 sampai 25 Agustus 2026.
Pameran dibuka langsung Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya didampingi Ketua TP PKK Lebak Belia Hasbi Jayabaya, Wakil Ketua TP PKK Susi Amir Hamzah, Asda II Rahmat dan Kepala Dinkop dan UKM Lebak, Imam Suangsa, Jumat, 21 Agustus 2026.
“Ada 36 stand yang diisi oleh puluhan para pelaku UMKM binaan pemerintah daerah dan beberapa Koperasi Merah Putih yang menjual berbagai produk lokal di desa masing-masing,” kata Imam.
Dalam sambutannya, Hasbi mengapresiasi eksistensi para pelaku UMKM. Ia menyebut, 60 persen produk domestik brutto (PDB) Indonesia disumbang dari UMKM.
“Secara nasional PDB mencapai 6.552 triliun. Jadi UMKM ini harus berbangga diri karena menyumbang terbesar, bahkan 97 persen serapan tenaga kerja seluruh Indonesia dari UMKM,” kata Hasbi.
Melihat besarnya kontribusi UMKM terhadap perekonomi nasional, Hasbi berharap, Pemerintah Pusat membuat regulasi yang memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha.
“Misalnya kredit pinjaman dengan bunga yang rendah. Tetapi ini diberikan kepada UMKM yang sudah terdaftar agar bantuannya tepat sasaran,” katanya.(Def)







