WEME-Acep Dimyati kembali melanjutkan kepemimpinannya di Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lebak, Banten, periode 2026-2031.
Ia dilantik oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar bersama dengan belasan ribu pimpinan DPC se-Indonesia. Pelantikan berlangsung di Taman Fatahillah Kota Tua, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Acep mengatakan, penataan struktur partai mulai dari pengurus anak cabang (PAC) hingga tingkat ranting atau desa menjadi fokus di awal-awal kepengurusannya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyamakan visi, dan meningkatkan efektivitas mesin partai.
“Penataan struktur ini merupakan alat utama kekuatan partai yang akan fokus pada penguatan elemen internal organisasi agar secara efektif dalam upaya memenangkan Pemilu,” kata Acep, Kamis, 23 Juli.
Kata Acep, penataan struktur berfokus pada penguatan mesin partai hingga akar rumput demi efektivitas meraih kemenangan pada Pemilu nanti. Politisi yang kini menempati jabatan pimpinan DPRD Lebak ini bakal memastikan kepengurusan hingga tingkat desa dies oleh kader aktif dan militan.
“Soliditas dan kerja keras seluruh kader menjadi kunci utama salam memenangkan kontetasi politik. Saya harap, kita bisa bersama-sama menyamakan visi untuk mencapai target,” ujarnya.
Sebelum terpilih, Acep dan Ketua DPC lainnya telah menjalani seleksi dengan melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di tingkat DPW maupun DPP.
Di Provinsi Banten, ada delapan Ketua DPC PKB, yakni, Isro Mi’raj (PKB Kota Cilegon), Muhammad Nofal (PKB Kota Serang), Dahyani (PKB Kota Serang), Nawawi Nurhadi (PKB Kabupaten Pandeglang), Acep Dimyati (PKB Kabupaten Lebak), Hafidz Firdaus (PKB Kota Tangerang), Ustur Ubadi (PKB Kabupaten Tangerang), dan Dr M. Ali Taufiq (PKB Kota Tangerang Selatan).
“Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mempunyai sistem penilaian yang sudah berjalan melalui sistem monitoring pelaporan legislatif (Simple) masing-masing DPRD dan sistem monitoring struktur (SMS) yang menjadi rujukan pemetaan bagi calon ketua DPC,” kata Sekretaris DPW PKB Banten, Umar Bin Barmawi.(And)








