Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah menyiapkan Kereta Khusus Petani dan Pedagang. Kereta khusus tersebut adalah hasil modifikasi dari kereta kelas ekonomi dan bisnis yang saat ini memasuki tahap pengujian.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, pengujian tahap pertama dilakukan oleh KAI dan tahap pengujian selanjutnya akan melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub hingga mendapatkan sertifikasi agar aspek keselamatan terpenuhi secara menyeluruh, sebelum kereta api tersebut bisa melayani masyarakat.
“Konsep desainnya mengedepankan kemudahan akses dan ruang angkut yang lebih luas. Tempat duduk dipasang sejajar di sisi kiri dan kanan kereta, sehingga ruang tengah lapang untuk menempatkan hasil pertanian atau barang dagangan, sekaligus memudahkan pergerakan di dalam kereta,” kata Anne dalam keterangannya, Selasa (26/8/2025).
Menurut Anne, kehadiran Kereta Khusus Petani-Pedagang bukti nyata komitmen KAI dalam memperluas akses transportasi publik yang inklusif, sekaligus mendukung roda perekonomian masyarakat.
“Kami ingin kereta api menjadi sahabat perjalanan para petani dan pedagang. Dengan transportasi yang tepat, rantai pasok akan lebih kuat, peluang usaha lebih terbuka, dan aktivitas ekonomi daerah semakin bergerak,” harap Anne.
“KAI tidak hanya menandai perjalanan panjangnya sebagai penyedia layanan transportasi publik, tetapi juga mempertegas peran strategisnya dalam membangun mobilitas bangsa,” pungkasnya.(Den)








