WEME – Puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Faizin, di Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, dibekali ilmu jurnalistik dasar, Sabtu, 24 Januari 2026.
“Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana egiatan yang salah satu tujuannya meningkatkan literasi dengan melatih siswa bagaimana menulis berita, artikel sesuai dengan kaidah jurnalistik,” kata Kepala SMK Nurul Faizin, Euis Puspitasari.
Euis mengatakan, dasar-dasar jurnalistik mendorong siswa untuk terbiasa berpkir kritis terhadap isu-isu yang aktual dan memgembangkan keterampilan berkomunikasi dengan orang lain.
“Saya harap materi yang disampaikan dapat diserap oleh para siswa sehingga kemampuan literasinya meningkat, memiliki keterampilan, dan membentuk karakter serta etika termasuk pengenalan dunia media,” ucapnya.
Menurut Euis, membekali siswa dengan dasar-dasar jurnalistik juga penting dilakukan karena pihaknya memiliki target menerbitkan majalah sekolah pada tahun ajaran berikutnya.
“Selain menjadi wadah informasi, majalah sekolah akan menjadi zona ekspresi bagi siswa untuk berkarya, dan mengembangkan kemampuan literiasinya. Menulis berita kegiatan di lingkungan sekolah, puisi, opini dan lain-lain,” ujarnya.
Puluhan siswa antusias mendengarkan pemaparan jurnalistik dasar yang disampaikan Deni Tarudin jurnalis Kabar6.com dan pengurus Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Kabupaten Lebak.
Materi yang diberikan kepada siswa mulai dari pengertian jurnalistik, karya jurnalistik, tugas dan fungsi jurnalis, bagaimana cara menulis berita hingga kode etik serta bagaimana membedakan berita fakta dan hoaks.
“Dasar jurnalistik penting bagi siswa untuk melatih mereka menulis sesuai kaidah jurnalistik. Ini juga mengajarkan siswa menyeleksi dan menyampaikan informasi secara faktual, objektif dan jujur. Saya harap ketika sudah mendapatkan pengetahuan yang cukup mereka tidak menelan berita bohong,” kata Deni.
Ia mengapresiasi rencana SMK Nurul Faizin yang akan membuat majalah sekolah. Menurutnya, media tersebut akan mengasah kemampuan siswa dalam praktik wawancara dan reportase.
“Majalah akan menjadi sarana kreatif menyalurkan minat dan bakat dalam jurnalistik. Sekaligus siswa juga akan terdorong aktif mencari informasi dan memperluas wawasan,” katanya.(Def)








