Kabupaten Lebak – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lebak ke 197 tahun meriah dengan beragam acara dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berkolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu acara yang menarik perhatian dan menjadi hiburan masyarakat adalah pawai
budaya yang dibarengi dengan pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Senin, 1 Desember 2025.
Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya beserta Ketua TP PKK Lebak Belia Hasbi Jayabaya menyaksikan langsung jalannya pawai di Jalan RT Hardiwinangun hingga Jalan Patih Derus, Rangkasbitung.
Sebanyak 33 jenis pakaian adat nusantara dikenakan oleh para peserta pawai yang berasal dari perangkat daerah dan 28 kafilah MTQ dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lebak yang berpartisipasi dalam pawai taaruf.
Masing-masing rombongan menampilkan seni, budaya, dan potensi daerah yang menjadi ciri khas. Pawai budaya juga turut dikuti dari TNI, Polri, serta organisasi kepemudaan (OKP).
Beragam atraksi ditampilkan mulai dari tarian daaerah, parade kostum adat, penampilan drum band, hingga kendaraan hias ikut diturunkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang ikut serta berpartisipasi
dalam pawai budara membawakan tema dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Kontingen pawai budaya Sumbar mempersembahkan Tari pasembahan yang merupakan tarian tradisional yang sarat makna dan keindahan sebagai simbol penghormatan dan ramah tamah masyarakat Minangkabau.

“Tarian ini biasanya ditampilkan dalam acara penyambutan tamu sebagai ucapan selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada tamu kehormatan yang baru datang,” kata Kepala Disbudpar Lebak Yosep M. Holis.
Yosep menyebut, keikutsertaan dan tema yang dibawakan pada pawai budaya menjadi bentuk komitmen Disbudpar dalam menjaga serta melestarikan budaya nusantara.
“Ini bentuk komitmen Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak untuk memperkenalkan budaya ke masyarakat luas dan upaya dalam melestarikan budaya,” ucapnya.
Kontingen pawai budaya dari Disbudpar Lebak diikuti Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Sekretaris Disbudpar Lebak Luli Agustian, ibu-ibu DWP, jajaran pejabat dan pegawai, stakeholder, dan Ikatan Keluarga Minang.(Den)








