Kabupaten Lebak – Penanganan infrastruktur jalan menjadi prioritas strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten pada tahun ini. Anggaran Rp37 miliar lebih dialokasikan untuk menangani 22 ruas jalan baik dalam maupun luar kota.
Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya mengatakan, kondisi jalan yang memadai akan sangat mempengaruhi terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari pertumbuhuhan ekonomi, akses pendidikan, kesehatan hinggga sektor pelayanan publik.
“Jalan merupakan sarana vital karena perannya sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Pelan-pelan kita perbaikan jalan yang rusak di Lebak,” kata Hasbi.
Hasbi mengingatkan, menjaga jalan yang sudah ditangani bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh peran serta dan kesadaran masyarakat dan seluruh pihak.

“Mari kita jaga bersama infrastruktur yang sudah diperbaiki agar kebermanfaatannya bisa kita rasakan lebih lama,” pesan Hasbi.
Sementara itu, Kepala Dinas KominfoSP Lebak Anik Sakinah menyampaikan, berdasarkan data Dinas PUPR Lebak, 22 ruas jalan yang ditanganj terdiri dari 12 ruas jalan dalam kota dan 11 ruas jalan luar kota. Penanganan jalan dilakukan terhadap 16 kilometer ruas jalan kabupaten dan 2,94 kilometer ruas jalan desa.
“Jalan-jalan dalam kota yang ditangani diantaranya Jalan Bhakti Manunggal, Jalan Ir Djuanda, Jalan Abdul Latief, Jalan Muhamad Harun, Jalan Langlang Buana, Jalan Siliwangi dan Jalan Sunan Giri,” kata Anik.
Sementara jalan luar kota yang ditangani diantaranya Jalan Sukahujan-Cigemblong, Jalan Kumpay-Cipariaman dan Jalan Umbul Pinang-Cikotok. Ditargetkan perbaikan pada keseluruhan jalan selesai pada bulan Desember 2025.(Den)








